Detail Koleksi
Gambaran Inti dan Sitoplasma Sel Menggunakan Larutan Fiksatif Pemanis Alami
| Penulis | Firdaus, Syahidah; Durachim, Adang; Wiryanti, Wiwin; Mahmud, Dani |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Langkah awal dalam penanganan spesimen histologi adalah proses fiksasi. Fiksasi merupakan proses pengawetan jaringan dengan cara mencegah autolisis dan stabilitas jaringan untuk mempertahankan keutuhan struktur sel. Formalin saat ini dianggap sebagai standar baku emas untuk fiksasi jaringan. Namun, formalin menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan yang besar bagi manusia. Pemanis alami seperti madu, gula pasir, dan jaggery telah diteliti dapat digunakan sebagai pengganti larutan Neutraled Buffered Formaldehyde 10% (NBF 10%) pada proses fiksasi jaringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran inti dan sitoplasma sel menggunakan larutan fiksatif alami serta membandungkannya dengan larutan NBF 10%. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Data sekunder diambil dari 7 jurnal yang berhubungan dengan topik yang diteliti. Kemudian data dianalisis dan disusun berdasarkan objek penelitian yang paling sederhana hingga paling kompleks. Hasil dari penelitian ini adalah konsentrasi fiksatif alami terendah secara efektif dapat memfiksasi jaringan untuk memberikan detail mikroskopis yang baik. Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pemanis alami dengan konsentrasi rendah dapat dapat mempertahankan keutuhan sel dan memberikan pewarnaan inti dan sitoplasma sel yang kontras. Kata Kunci: Fiksasi, Pemanis Alami, Madu, Gula, Jaggery |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |