Detail Koleksi
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap Bakteri pada Luka Kronis
| Penulis | Islamadina, Shafira; Haerussana, Ayu Nala El Muna; Roseno, MH.; Sudaryat, Yayat |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP BAKTERI PADA LUKA KRONIS Shafira Islamadina Bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tanaman yang mudah tumbuh subur di tanah jenis apapun. Bagian daun tumbuhan ini memiliki aktivitas antibakteri yang cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi yang menghasilkan aktivitas antibakteri terbaik dari ekstrak metanol daun bandotan terhadap Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli, dan Proteus mirabilis pada luka kronis. Penelitian ini dilakukan dengan metode systematic literature review dengan mengambil 15 jurnal yang berasal dari database PubMed, Research Gate, dan Wiley Online Library. Hasil review penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun bandotan mengandung senyawa biomarker kumarin yang berperan sebagai antibakteri. Selain kumarin, ekstrak metanol daun bandotan juga mengandung senyawa metabolit sekunder lain yang memiliki berbagai efek farmakologi. Aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun bandotan terhadap Staphylococcus aureus menghasilkan diameter zona hambat terbaik sebesar 19,40 ± 0,50 mm, Pseudomonas aeruginosa sebesar 17 mm, Escherichia coli sebesar 16 mm, dan Proteus mirabilis sebesar 18 mm. Ekstrak metanol daun bandotan dari berbagai penelitian ini dapat menghasilkan aktivitas antibakteri terbaik dengan menggunakan metode ekstraksi sokletasi. Kata kunci: ekstrak metanol Ageratum conyzoides L., aktivitas antibakteri, luka kronis |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 10 kali 👥 Pengunjung unik: 10 orang |