Detail Koleksi
PENGARUH CARA PENGERINGAN RIMPANG TERHADAP MUTU SIMPLISIA JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum)
| Penulis | Ayu, Nur Afianti Resky; El Muna H, Ayu Nala; Kusmiyati, Mimin; Ayuhastuti, Angreni |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | PENGARUH CARA PENGERINGAN RIMPANG TERHADAP MUTU SIMPLISIA JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) Nur Afianti Resky Ayu Jahe adalah tanaman rimpang yang termasuk dalam kategori rempah-rempahan dengan nama latin Jahe Zingiber officinale Rosc. Di Indonesia ada tiga jenis jahe yang biasa digunakan yaitu jahe merah, jahe gajah, dah jahe emprit. Ketiga jenis jahe ini memiliki perbedaan pada kandungan minyak atsirinya dan digunakan untuk keperluan yang berbeda. Minyak atsiri yang terkandung dalam jahe merah lebih tinggi dari jenis lainnya sehingga jahe merah memiliki bau dan rasa yang lebih pedas sehingga sesuai untuk dijadikan ramuan obat-obatan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuasi-eksperimental menggunakan rancangan caunterbalance post test only group design dengan melihat pengaruh cara pengeringan kombinasi (kering angin dan oven pada suhu ruang 25ΒΊC) dan buatan (oven pada suhu 55ΒΊC) terhadap mutu simplisia jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). Parameter mutu simplisia meliputi penetapan kadar abu, penetapan kadar abu tidak larut asam, penetapan kadar abu larut air, penetapan kadar air, penetapan kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, dan penetapan susut pengeringan. Hasil menunjukkan bahwa cara pengeringan simplisia berpengaruh signifikan (p-value<0,05) terhadap kadar air, kadar sari larut air, dan kadar sari larut etanol simplisia. Cara pengeringan simplisia tidak memiliki pengaruh (p-value>0,05) terhadap hasil kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, dan susut pengeringan. Perlakuan pengeringan simplisia jahe merah dengan menggunakan cara kombinasi memberikan hasil terbaik pada kadar sari larut air, dan kadar sari larut etanol. Untuk perlakuan pengeringan simplisia jahe merah dengan menggunakan cara oven memberikan hasil terbaik pada kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, kadar air, dan susut pengeringan. Efisiensi pengeringan dengan oven lebih baik karena pengeringan dapat dilakukan dalam waktu 8 jam, sedangkan cara kombinasi membutuhkan waktu 25 hari untuk mendapatkan kadar air yang memenuhi syarat (<10%). Kata Kunci : pengaruh cara pengeringan, uji mutu simplisia, Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| π Statistik Kunjungan | β
Total dilihat: 10 kali π₯ Pengunjung unik: 10 orang |