Detail Koleksi
KAJIAN LITERATUR: ANALISIS RESIDU ANTIBIOTIK GOLONGAN TETRASIKLIN PADA DAGING AYAM MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)
| Penulis | Putri, Clarisya Pramirusanti; Trinovani, Elvi; Sudaryat, Yayat; Rahma, Hanifa |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Pangan asal hewan dibutuhkan manusia sebagai sumber protein hewani, salah satu produk ternak yang populer adalah daging ayam. Peternakan unggas menggunakan antibiotik untuk pengobatan penyakit unggas, terapi, pencegahan dan tambahan makanan untuk meningkatkan kinerja ayam. Namun, penggunaan antibiotik yang tidak sesuai aturan dapat menimbulkan residu antibiotik pada produk ternak, sehingga mengancam kesehatan masyarakat. Antibiotik yang sering digunakan adalah golongan tetrasiklin. Selain tujuan terapeutik, tetrasiklin sering dimasukkan ke dalam pakan ternak karena berspektrum luas, sebagai pemacu pertumbuhan, mudah diperoleh, dan harganya relatif murah. Metode penelitian yang dilakukan adalah Systematic Literature Review dengan tujuan untuk mengetahui seberapa banyak kasus residu antibiotik golongan tetrasiklin pada daging ayam yang dianalisis dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dan membandingkannya dengan Batas Maksimum Residu yang tercantum dalam SNI. Pada rentang waktu 2013-2019 masih banyak ditemukannya kasus residu antibiotik golongan tetrasiklin pada daging ayam baik di Indonesia maupun negara lain. Sebagian penelitian menemukan residu antibiotik golongan tetrasiklin berada diatas Batas Maksimum Residu yang telah ditetapkan, namun sebagian peneliti lain menemukan adanya residu dibawah Batas Maksimum Residu sehingga masih aman untuk dikonsumsi. Kata Kunci: daging ayam, Systematic Literature Review, antibiotik golongan tetrasiklin, KCKT, Batas Maksimum Residu |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |