Detail Koleksi
Perbedaan Variasi Jarak Sistem Tray Aerator Terhadap Penurunan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) Limbah Cair Dapur
| Penulis | Ayu, Fitri Allawyah; Nurul, Hidayah; Achmad, Taufik; Bambang, Yulianto; Dindin, Wahyudin |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Program Study Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Skripsi, Juli 2020 ABSTRAK Ayu Fitri Allawyah PERBEDAAN VARIASI JARAK SISTEM TRAY AERATOR TERHADAP PENURUNAN KADAR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) LIMBAH CAIR DAPUR Kajian di Dusun Cisitu Desa Cisitu Kecamatan Cisitu Sumedang Vii + 65 Halaman + 9 Tabel + 9 lampiran Air limbah domestik merupakan air yang berasal dari aktivitas manusia yang berhubungan dengan pemakaian air. Air limbah dapur ini berasal dari air pencucian alat makan dan pencucian bahan makanan. Dampak yang ditimbulkan akibat tidak diolahnya air limbah adalah kerusak kehidupan biota air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan variasi jarak sistem tray aerator terhadap penurunan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada limbah cair dapur sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Manfaat penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran mengenai pengelolaan limbah cair domestik, dengan desain pengolahan limbah menggunakan tray aerator terhadap penurunan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada limbah cair dapur sehingga dapat diimplementasikan bagi pembaca. Desain penelitian ini berupa penelitian Eksperimen murni dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, dengan jumlah 6 kali pengulangan. Lokasi Penelitian terletak di Dusun Cisitu Desa Cisitu Kecamatan Cisitu Sumedang dengan sampel limbah domestik rumah tangga. Mekanisme penelitian ini yaitu dengan cara mengontakkan air limbah domestik dengan oksigen (aerasi) sistem tray aerator dengan variasi jarak 30 cm, 40 cm, dan 50 cm. Hasil pengujian penelitian dilakukan sebanyak 6 kali pengulangan didapatkan rata-rata persentase penurunan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) setelah dilakukan perlakukan oleh aerasi dengan jarak variasi 30 cm sebesar16,7%, variasi 40 cm sebesar 82,2% dan 50 cm sebesar 96,2%. Berdasarkan uji Kruskall Walls bahwa terdapat perbedaan variasi sistem tray aerator dalam penurunan kadar Chemical Oxygen demand (COD) limbah cair dapur. Persentase yang paling tinggi terdapat pada variasi 50 cm yaitu sebesar 96,2 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tingginya jarak pada tray, akan berperanguh terhadap penurunan kadar Chemical Oxygen Demand (COD). Dari ketiga variasi jarak 30 cm, 40 cm dan 50 cm dapat menurunkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) limbah cair dapur, dengan variasi yang optimum terdapat pada variasi 50 cm. DAFTAR PUSTAKA : 23 (2010-2020) KATA KUNCI : Air Limbah, COD, Tray Aerator, Variasi Jarak |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |