Detail Koleksi
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA)
| Penulis | Ratri, Shofia Nugroho; Mohamad, Firman Solihat |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah bakteri yang resisten terhadap antibiotik methicillin dan antibiotik golongan β-laktam. Resistensi terjadi akibat ekspresi jenis penicillin binding protein (PBP2a) yang memiliki afinitas rendah terhadap antibiotik golongan β-laktam. Infeksi MRSA dapat ditangani menggunakan antibiotik yang lebih kuat. Hal ini membutuhkan biaya yang besar dan mahal. Upaya yang dilakukan yaitu memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengobatan. Salah satunya tomat (Lycopersicum esculentum Mill), tomat merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai pengobatan karena harganya terjangkau dan mudah didapat. Kandungan senyawa kimia flavonoid, saponin, alkaloid, dan likopen yang dimiliki tomat memiliki sifat antimikroba. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri pada ekstrak tomat (Lycopersicum esculentum Mill) terhadap pertumbuhan Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review) dengan menggunakan 5 sumber data yang diperoleh dari Google Scholar. Hasil penelitian disimpulkan berdasarkan 5 jurnal yang terkait dengan penelitian ini, didapatkan hasil ekstrak tomat dapat menghambat pertumbuhan Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) karena adanya kandungan senyawa aktif dalam ekstrak tomat yaitu flavonoid, saponin, alkaloid, dan likopen yang berfungsi sebagai antibakteri. Kata Kunci : Lycopersicum esculentum, Methicillin-resistant Staphylococcus aureus, metode difusi, antibakteri. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |