Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

INTERFERENSI SERUM LIPEMIK PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA METODE GLUCOSE OXIDASE PARA-AMINOPHENAZONE DAN HEXOKINASE

PenulisFitriani, Nabila Luthfiana; Riyani, Ani; Merdekawati, Fusvita; Nurhayati, Dewi
SumberRepository Poltekkes Bandung
JenisRepository
Tahun2020
AbstrakKesalahan tahap pra-analitik di laboratorium sebesar 61,9% dari total kesalahan proses pemeriksaan. Sebagian besar kesalahan timbul dari masalah pengumpulan sampel. Sampel lipemik dapat menyebabkan terjadinya interferensi pemeriksaan laboratorium dengan adanya kekeruhan pada serum. Pemeriksaan kadar glukosa menggunakan metode Glucose Oxidase Para-Aminophenazone (GOD-PAP) dan Hexokinase merupakan pemeriksaan yang dapat terpengaruh oleh adanya lipemia. Adanya gangguan oleh lipemia untuk pemeriksaan glukosa disebutkan pada lembar metode reagen, tetapi informasi yang diberikan seringkali singkat, tidak dikuantifikasi, dan mungkin tidak spesifik instrumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interferensi serum lipemik terhadap pemeriksaan glukosa metode GOD-PAP dan Hexokinase. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk memberikan pandangan berbagai studi interferensi serum lipemik pada pemeriksaan glukosa yang menggunakan metode GOD-PAP dan Hexokinase. Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan search engine (Google Scholar) untuk pencarian data sekunder. Dari hasil penelusuran jurnal, didapatkan lima studi menggunakan Glucose Oxidase dan lima studi menggunakan Hexokinase sebagai metode pemeriksaan glukosa. Dari studi yang menggunakan metode Glucose Oxidase, empat dari lima studi tersebut menunjukkan peningkatan konsentrasi glukosa seiiring bertambahnya konsentrasi trigliserida dalam serum lipemik. Sedangkan, dua dari lima studi yang menggunakan metode Hexokinase menunjukkan adanya peningkatan persentase perbedaan konsentrasi glukosa pada pooled sera asli dan modifikasi serum lipemik. Dalam studi literatur ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi trigliserida dalam serum lipemik maka akan semakin tinggi pula konsentrasi glukosa. Pada metode GOD-PAP, konsentrasi trigliserida sebesar 561, 1122, 1470, 2060, 2244, dan 2575 mg/dL menyebabkan konsentrasi glukosa meningkat seiiring bertambahnya level trigliserida. Pada metode Hexokinase, konsentrasi trigliserida sebesar 800, 900, 1000, 1100, 1500, dan 2100 mg/dL menyebabkan persentase perbedaan konsentrasi glukosa pada pooled sera asli dan modifikasi lipemik semakin besar.

Kata kunci: Serum lipemik, konsentrasi glukosa, GOD-PAP, Hexokinase
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 9 kali
👥 Pengunjung unik: 9 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.