Detail Koleksi
Perbandingan Kadar COD Pada Air Limbah yang Diawetkan dengan H2SO4 Pekat dan dengan Suhu 4°C
| Penulis | Meidina Siti Hanifah, Meidina Siti Hanifah; Mamat Rahmat, Mamat Rahmat; M. Firman Solihat, M. Firman Solihat; Yeni Wahyuni, Yeni Wahyuni |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Banyaknya permintaan pemeriksaan air limbah dan kurangnya Sumber Daya Manusia di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat membuat sampel yang baru masuk harus tertunda dalam pengerjaannya. Adapun pemeriksaan Chemical Oxygen Demand (COD) yang sifatnya kurang stabil sangat dipengaruhi oleh lamanya waktu penundaan sampel yang akan membuat hasil dari pemeriksaan COD itu sendiri menjadi menurun. Data yang didapat dikelompokkan dalam bentuk table, kemudian dianalisis dengan Uji Normalitas Saphiro Wilk dan dilanjutkan dengan Uji Kruskal Wallis menggunakan Program IBM SPSS Statistics 26 dan disimpulkan. P-value sampel dengan tanpa pengawetan sampel di hari ke-satu 0,016; hari ke-tiga 0,001; hari keenam 0,001; hari ke-sembilan 0,001. P-value sampel dengan penambahan H2SO4 pekat di hari ke-satu 0,055; hari ke-tiga 0,030; hari ke-enam 0,008; hari ke-sembilan 0,016. P-value sampel pada suhu 4°C di hari ke-satu 0,740; hari ke-tiga 0,948; hari ke-enam 0,169; hari ke sembilan 0,055. Pada penelitian ini metode pengawetan sampel yang baik yaitu dengan cara mendinginkan sampel hingga 4-5°C. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 10 kali 👥 Pengunjung unik: 10 orang |