Detail Koleksi
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE-2 Studi Pada Masyarakat Kampung KB Mandiri Masyarakat Gotong Royong Dusun Pasirpeuteuy, Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis
| Penulis | Toto Tarjo, Asep; Wiryanti, Wiwin |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Diabetes melitus (DM) tipe-2, merupakan penyakit gangguan metabolik yang disebabkan karena sensitivitas insulin yang berkurang, mengakibatkan peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah. Melakukan aktivitas fisik dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan merupakan satu dari empat pilar program penatalaksanaan diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasional analitik terhadap 24 responden di Kp. KB. Mandiri Masyarakat Gotong Royong, Dusun Pasirpeuteuy, Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis yang memenuhi kritia inklusi dan ekslusi. Pada penelitian ini didapatkan 4 (16%) responden dengan kadar glukosa darah puasa normal dan 20 (84%) responden dengan kadar glukosa darah puasa meningkat, dengan kriteria aktivitas fisik sedang mencapai 16 (67%) responden dan aktivitas fisik berat terdapat 8 (33%) responden. Hasil penelitian diolah dengan uji pearson didapatkan nilai p=0.759 (p>0.05). Simpulan studi ini ialah tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melititus tipe-2 di Kp. KB. Mandiri Masyarakat Gotong Royong, Dusun Pasirpeuteuy, Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 10 kali 👥 Pengunjung unik: 10 orang |