Detail Koleksi
Studi Literatur Pengelolaan Limbah Medis Padat Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Gigi
| Penulis | Yulianti, Indri; Yulianto, Bambang; Slamet Mulyati, Sri; Hidayah, Nurul |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Program DIII Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan Karya Tulis Ilmiah, Mei 2020 Abstrak Indri Yulianti STUDI LITERATUR PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN GIGI vii + 81 halaman + 9 tabel Rumah sakit gigi dan mulut serta klinik gigi merupakan sumber penghasil limbah medis padat yaitu dengan jumlah rata-rata timbulan 0,39 kg/ hari. Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi nosokomial seperti penyakit HIV, AIDS serta Hepatitis. Oleh karena itu, pengelolaan limbah medis padat harus sesuai dengan Permen Lh-K No. 56 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi karakteristik, timbulan serta pengelolaan limbah medis padat di fasilitas pelayanan kesehatan gigi. Metode penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan desain penelitian studi literatur yaitu berdasarkan dari penelitian peneliti terdahulu yang sejenis sehingga di dapat suatu kesimpulan mengenai karakteristik, timbulan serta pengelolaan limbah medis padat di fasilitas pelayanan kesehatan gigi. Berdasarkan hasil penelitian dari 4 jurnal penelitian yang di analisis menunjukan bahwa limbah medis padat dengan karakteristik infeksius non benda tajam yang dihasilkan klinik gigi di Indonesia yaitu 97,35%, infeksius benda tajam 2,56%, dan patologi 0,09%. Karakteritik yang dihasilkan di RSGM Kota Makassar serta klinik gigi di Gorgan Iran Utara yaitu benda tajam, patologi, infeksius, farmasi, kimia serta radioaktif. Rata-rata timbulan dari RSGM dan klinik gigi di Indonesia yaitu 0,39 kg/hari. Tahap pemilahan 100% tidak memenuhi syarat untuk RSGM di Wilayah Kota Makassar dan klinik gigi di Gorgan Iran Utara, tahap pengemasan Klinik gigi di Kota Yogyakarta 75% memenuhi syarat, tahap pengumpulan 40% memenuhi syarat untuk PPKGM Sulawesi Selatan, tahap penyimpanan 100% memenuhi syarat untuk RSGM di wilayah Kota Makassar, dan tahap pengolahan 100% memenuhi syarat untuk klinik gigi di Kabupaten Sleman. DAFTAR PUSTAKA : 30 (2010-2020) KATA KUNCI : Limbah medis padat, RSGM dan Klinik gigi, pengelolaan limbah medis padat. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 8 kali 👥 Pengunjung unik: 8 orang |