Detail Koleksi
Formulasi Cookies Tepung Ganyong (Canna edulis Ker), Tepung Daun dan Biji Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita Stunting
| Penulis | Narissa, Rivani; Judiono, Judiono; Sulaeman, Agus; Hastuti, Widi |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Narissa, Rivani. 2020. Formulasi Cookies Tepung Ganyong (Canna edulis Ker), Tepung Daun dan Biji Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita Stunting. Skripsi. Program Studi Gizi dan Dietetika Program Sarjana Terapan. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung. Pembimbing : Dr. Judiono, MPS Intervensi yang dapat dilakukan dalam menanggulangi stunting adalah dengan memberikan makanan tambahan. Makanan tambahan diinovasi berdasarkan prinsip BMC dengan menggunakan pangan lokal yaitu tepung ganyong, tepung daun dan biji kelor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui formulasi cookies tepung ganyong, tepung daun dan biji kelor sebagai alternatif makanan tambahan balita stunting. Desain penelitian yang digunakan adalah desain studi eksperimental dengan perlakuan imbangan tepung ganyong, tepung daun kelor, dan tepung biji kelor yang digunakan adalah FA (60:25:15), FB (70:20:10) dan FC (80:15:5). Sampel diujikan kepada 30 panelis agak terlatih. Analisis data sifat organoleptik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjut dengan uji Mann-Whitney. Kandungan gizi cookies dianalisis berdasarkan kandungan TKPI dan penelitian lain. Hasil penelitian formula C menunjukkan formula yang paling banyak disukai dari aspek aroma, rasa dan tekstur. Kandungan energi pada cookies adalah 168.14-177.14 kkal, kandugan protein 3.72-4.77 gram, kandungan lemak 7.54-8.10 gram, dan kandungan karbohidrat 22.43-24.80 gram. Berdasarkan analisis stastistik menggunakan uji Kruskal-Wallis, menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna pada tingkat kesukaan atribut warna (p=0.0841), sedangkan pada atribut aroma, rasa dan tekstur terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05). Formula C merupakan formula terbaik berdasarkan sifat organoleptik, kandungan gizi dan mutu protein. Semua formula berdasarkan energi, protein, dan lemak memenuhi syarat sebagai makanan tambahan balita. Balita stunting dapat mengkonsumsi cookies sebagai alternatif makanan tambahan balita sebanyak 6 keping perhari atau disesuaikan dengan status gizi balita. Melakukan penelitian lanjutan mengenai cookies terkait dengan pengujian kadar protein, lemak, dan karbohidrat (uji proksimat) untuk memperoleh data kandungan gizi secara akurat. Kata Kunci : Stunting, Ganyong, Kelor, Organoleptik, Kandungan Gizi |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |