Detail Koleksi
Analisis Faktor Predisposisi Kejadian Ketuban Pecah Dini dan Perdarahan Post Partum Serta Penatalaksanaannya pada Ny. S di RSUD Kabupaten Subang
| Penulis | Nur Ilhami, Dea Yuntika; Pertiwi, Rahayu; Warliana, Warliana; Handayani, Ida Farida |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017 sebanyak 696/100.000 kelahiran hidup (KH). AKI di Kabupaten Subang tahun 2019 terdapat 21 kasus menurun dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 25 kasus. Penyebab kematian ibu tertinggi di Kabupaten Subang yaitu perdarahan sebanyak 7 kasus, hipertensi dalam kehamilan 10 kasus, infeksi 1 kasus dan kasus lainnya 3 kasus. Insiden Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSUD Subang pada tahun 2019 sebanyak 345 kasus dari 4632 persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor predisposisi kejadian ketuban pecah dini dan perdarahan post partum serta penatalaksanaannya pada Ny. S di RSUD Kabupaten Subang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus adapun metode pengumpulan data melalui teknik wawancara mendalam (in-depth interview), observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian KPD pada Ny. S disebabkan karena faktor terpapar asap rokok dan pola hubungan seksual yang sering dan kejadian perdarahan post partum disebabkan karena tindakan penjahitan rupture perineum yang kurang tepat, sedangkan penatalaksanaan pada kedua masalah di atas pada umumnya sudah memenuhi standard hanya masih terdapat beberapa intervensi yang kurang sesuai dengan SOP RSUD Subang. Saran penelitian ini diharapkan bidan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam penatalaksanaan KPD dan perdarahan post partum di RSUD Subang. Kata kunci : Ibu bersalin, ketuban pecah dini, perdarahan post partum Daftar Pustaka : 26 literatur (2010-2019) |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 8 kali 👥 Pengunjung unik: 8 orang |