Detail Koleksi
Gambaran Pengetahuan Gizi Ibu Asupan Energi, Protein, dan Status Gizi Balita di Posyandu Desa Laksana Mekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat
| Penulis | Arina, Annisa Wardah; Mimin, Aminah; Holil, M.Par'i; Osman, Syarief |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Wardah, Arina Annisa. 2020. Gambaran Pengetahuan Gizi Ibu, Asupan Energi, Protein, dan Status Gizi Balita di Posyandu Desa Laksana Mekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Tugas Akhir. Program Studi Diploma 3. Jurusan Gizi. Politeknik Kemenkes Bandung. Pembimbing: Ir.Mimin Aminah, M.Kes. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018, prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 30,8%, hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 prevalensi balita stunting di Jawa Barat sebesar 29,2%, sedangkan prevalensi balita stunting di Kabupaten Bandung Barat sebesar 34,3%. Status gizi stunting dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung meliputi kurangnya asupan dan penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung meliputi pola asuh, pengetahuan, ketersediaan pangan dalam keluarga, pelayanan kesehatan individu, dan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan gizi ibu, asupan energi, protein, dan status gizi balita di Posyandu Desa Laksana Mekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel 40 balita. Pengumpulan data meliputi identitas ibu balita, data karateristik sampel, data pengetahuan gizi ibu menggunakan kuisioner, data asupan energi dan protein menggunakan metode Semiquantitative Food Frequency, serta data tinggi badan. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan gizi ibu dengan kategori kurang sebanyak 34 orang (85%), asupan energi balita dengan kategori kurang sebanyak 13 orang (32,5%), asupan protein balita dengan kategori kurang sebanyak 5 orang (12,5%), dan balita yang mengalami stunting sebanyak 9 orang (22,5%). Ibu dengan kategori pengetahuan gizi kurang cenderung memiliki balita dengan asupan energi cukup sebanyak 23 orang (67,6%), serta cenderung juga memiliki balita dengan asupan protein cukup sebanyak 31 orang (91,2%). Balita stunting cenderung ditemukan pada ibu dengan pengetahuan gizi kurang sebanyak 8 orang (23,5%) dan cenderung ditemukan pada asupan protein cukup sebanyak 5 orang (14,3%). Balita stunting juga cenderung ditemukan pada asupan energi cukup sebanyak 8 orang (29,6%). Untuk menginisiasi asupan energi dan protein kurang, perlu dirintis oleh peneliti dan bidan desa pembinaan pemberdayaan masyarakat dalam melaksanakan praktik atau demo Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) serta menyusun media penyuluhan gizi baik leaflet atau poster tentang PMBA. Kata kunci: Pengetahuan gizi ibu, asupan energi, asupan protein, status gizi |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |