Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

VULNERABILITY ANALYSIS OF PESTICIDE POISONING IN FARMERS IN SIMPANG TANJUNG NAN IV VILLAGE, SOLOK REGENCY

PenulisIrmawartini, Irmawartini; Arlinda, Sari
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2025
Volume17
Nomor2
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakDesa Simpang Tanjung Nan IV, Kabupaten Solok merupakan daerah pertanian yang menghasilkan tanaman hortikultura. Petani bergantung pada penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan hama tanaman. Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa sekitar 82–88% petani menggunakan pestisida secara rutin, dengan frekuensi penyemprotan 2–3 kali per minggu selama musim tanam. Lebih dari 60% petani mencampur dua hingga tiga jenis pestisida berbeda untuk mendapatkan efek cepat, tanpa memperhatikan dosis dan petunjuk pada label kemasan. Letak permukiman masyarakat yang dekat (<100 m) dengan lahan pertanian membuat kondisi masyarakat rentan terhadap keracunan pestisida. Analisis kerentanan dilakukan untuk mengetahui tingkat kerentanan akibat penggunaan pestisida. Penelitian ini merupakan penelitian semi kuantitatif dengan menampilkan data secara deskriptif dan spasial. Sampel adalah kualitas air, tanah dan udara serta wawancara denganΒ  wali nagari, jorong dan petugas puskesmas sebanyak 11 orang. Analisis kerentanan dilakukan dengan menggabungkan data sekunder dan kualitas lingkungan. di wilayah pertanian Desa Simpang Tanjung Nan IV, Kabupaten Solok pada bulan Januari sampai Desember 2022. Hasil indeks kerentanan sosial menunjukkan dua desa dengan indeks tinggi. Indeks kerentanan ekonomi dapat dilihat dari enam desa yang memiliki indeks tinggi. Indeks kerentanan lingkungan menunjukkan bahwa rata-rata desa memiliki indeks kerentanan lingkungan yang tinggi. Indeks kerentanan keracunan pestisida menunjukkan bahwa lima desa memiliki indeks kerentanan keracunan pestisida yang tinggi. Indeks kerentanan sosial, ekonomi, fisik/lingkungan dan keracunan pestisida di Desa Simpang Tanjung Nan IV cenderung tinggi. Oleh karena itu, pengendalian risiko kerentanan diarahkan pada intervensi perilaku petani, penguatan sistem pemantauan lingkungan, pengembangan dan promosi pestisida hayati untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.
DOI10.34011/juriskesbdg.v17i2.3132
URL SumberLihat Sumber
πŸ“Š Statistik Kunjungan
βœ… Total dilihat: 9 kali
πŸ‘₯ Pengunjung unik: 9 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

πŸ“Š Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

πŸ“ˆ Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

πŸ“š Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta Β© 2026 oleh Agus YW.