Detail Koleksi
PENERAPAN TERAPI SPIRITUAL DENGAN MENDENGARKAN MUROTTAL AL QUR’AN SURAT AL IKHLAS TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI PADA ANAK USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN) DI RSUD CIBINONG
| Penulis | Neli, Rahmawati; Siti Nurhalimah, Sitinur |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2025 |
| Abstrak | Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (SUSENAS) tahun 2022 di Indonesia sebanyak 19,1% anak usia sekolah (6-12 tahun) sedang menjalani hospitalisasi dan sebanyak 18,2% anak usia sekolah (6-12 tahun) mengalami kecemasan saat menjalani perawatan di rumah sakit. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan hospitalisasi yaitu terapi spiritual dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh(Alfiyah, 2023)terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an surat Al Ikhlas terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi mendapatkan hasil yaitu kecemasan sebelum dilakukan terapi didominasi kecemasan berat (71,1%), dan setelah mendapatkan terapi mengalami penurunan menjadi kecemasan ringan (21,6%). Tujuan studi kasus Mengetahui gambaran tingkat kecemasan hospitalisasi setelah mendapatkan penerapan terapi spiritual dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an surat al Ikhlas pada anak usia sekolah (6-12 tahun). Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan menerapkan terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an surah Al Ikhlas terhadap tiga responden yang mengalami kecemasan hospitalisasi. Hasil penelitian didapatkan dari 3 responden yaitu rata-rata mengalami penurunan tingkat kecemasan dari sedang menjadi ringan, setelah diberikan terapi spiritual selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali selama 10 menit. Diharapkan penerapan terapi spiritual dengan mendengarkan murotal Al-Quran surat Al Ikhlas ini dapat dijadikan salah satu intervensi yang bisa dilakukan di RSUD Cibinong pada anak usia sekolah untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak yang menjalani hospitalisasi. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 7 kali 👥 Pengunjung unik: 7 orang |