Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

TOURMALINE MAGNETIC SOCKS DAN ROM AKTIF UNTUK MENINGKATAN KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE NON HEMORAGIK

PenulisKomul, Marsha; Suharsono, Suharsono; Pujiastuti, Rr Sri Endang
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2023
Volume16
Nomor1
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakStroke non hemoragik terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi kombinasi Tourmaline Magnetic Socks dan ROM aktif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menderita stroke non hemoragik. Metode penelitian ini menggunakan rancangan quasi experiment pre-post test nonrandomized control group design, dengan jumlah responden 60 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini dilakuan selama 2 minggu dengan frekuensi 3x kali dalam seminggu dengan waktu pemberian 20 menit. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariat (uji Wilcoxon & uji Mann-Whitney Test). Baik pada kelompok kontrol maupun kelompok intervensi sebagian besar responden mengalami stroke berulang 1 kali yaitu 53 responden. Diketahui berdasarkan uji pengaruh kombinasi Tourmaline Magnetic Socks dan ROM aktif pada delta kekuatan otot pada dua kelompok didapatkan nilai P = 0.010. Kekuatan otot pada kelompok intervensi mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan Tourmaline Magnetic Socks dan ROM aktif dengan nilai ρ = 0,000, sedangkan kekuatan otot pada kelompok kontrol mengalami peningkatan dengan nilai ρ = 0,003. Kombinasi Tourmaline Magnetic Socks dan ROM aktif mempengaruhi peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Disarankan agar pasien stroke non-hemoragik mempertimbangkan untuk memasukkan Tourmaline Magnetic Socks dan ROM aktif ke dalam rutinitas rehabilitasi mereka. Kombinasi ini berpotensi meningkatkan kekuatan otot dan berkontribusi pada proses pemulihan. Berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau ahli terapi fisik dapat memberikan panduan pribadi tentang cara terbaik memasukkan intervensi ini ke dalam rencana rehabilitasi individu.
DOI10.34011/juriskesbdg.v16i1.2431
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 8 kali
👥 Pengunjung unik: 8 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.