Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

PENGEMBANGAN FORMULA ENTERAL BERBASIS TEPUNG LABU KUNING DAN TEPUNG TEMPE UNTUK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

PenulisNabiilah, Ghinaa Hasnaa; Fitria, Mona; Priawantiputri, Witri; Moviana, Yenny
SumberJurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat
JenisJurnal
Tahun2025
Volume2
Nomor2
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakKejadian diabetes melitus (DM) mengalami peningkatan setiap tahunnya. DM tipe 2 menyebabkan gangguan metabolik ditandai dengan hiperglikemia, karena terganggunya hormon insulin. Pasien DM Tipe 2 yang tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi secara oral direkomendasikan untuk diberikan makanan enteral. Pengembangan formula enteral berbasis tepung labu kuning, tepung putih telur, dan tepung tempe sebagai alternatif enteral DM berbentuk serbuk. Kandungan polisakarida, serat, dan beta karoten labu kuning meningkatkan kadar serum insulin, menimbulakn rasa kenyang lebih lama, dan antioksidan berperan menurunkan kadar glukosa darah. Tempe sebagai pangan lokal dengan kandungan arginin dan isoflavon berperan dalam penyembuhan luka dan menghambat kerusakan sel beta pankreas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh imbangan tepung labu kuning dan tepung tempe terhadap sifat organoleptik dan memenuhi persyartan diet DM Tipe 2. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan imbangan tepung labu kuning dan tepung tempe pada F1 (90%:10%), F2 (80%:20%), F3 (70%:30%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh imbangan tepung labu kuning dan tempe aspek warna (p=0.026) dan konsistensi (p=0.026). Formula paling banyak disukai adalah formula 2 dengan imbangan tepung labu kuning dan tepung tempe 80%:20%. Kandungan nilai gizi per sajian (250ml) energi 361,2 kkal, protein 22,25 gram, lemak 20,3 gram, dan karbohidrat 22,375gram. Formula terbaik dapat mengalir pada selang nasogastrik 14 fr sebanyak 2,67 ml/ detik dengan viskositas 41,5 cP. Daya simpan formula serbuk selama 7 hari pada suhu ruang belum ada perubahan secara fisik. Harga per porsi (250 ml) formula enteral Rp 6.581.
DOI10.34011/jibpm.v2i2.1821
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 7 kali
👥 Pengunjung unik: 7 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.