Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

PENGARUH DISINFEKTAN TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus ATCC 6538, Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027, dan Bacillus subtilis ATCC 6633

PenulisRidwan, Farid Muchammad; Wahyuni, Yeni; Solihat, Mohamad Firman; Dermawan, Asep
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2024
Volume16
Nomor2
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakKontaminasi mikroorganisme baik bakteri, yeast, mould, ataupun virus merupakan masalah yang serius di laboratorium mikrobiologi maupun di fasilitas pelayanan kesehatan. Pengendalian terhadap bakteri kontaminan di laboratorium dapat dilakukan dengan pemantauan lingkungan atau Environmental monitoring (EM). Tujuan Environmental monitoring adalah untuk memastikan jumlah partikel di udara dalam batas yang ditentukan, memperkirakan keefektifan proses pembersihan dan proses disinfeksi. Penggunaan disinfektan secara benar dan metode penggunaan yang tepat merupakan elemen dasar dalam pencegahan infeksi pada layanan kesehatan. Efektivitas prosedur desinfeksi bergantung pada banyak faktor (misalnya, waktu kontak, konsentrasi akhir bahan aktif). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disinfektan terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 6538, Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027, dan Bacillus subtilis ATCC 6633. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Quasi Eksperimen. Sampel Alkohol 70%, Isopropil Alkohol 70%, dan Benzalkonium klorida 0,75% dipaparkan terhadap S. aureus ATCC 6538, P. aeruginosa ATCC 9027, dan B. subtilis ATCC 6633 dengan Waktu kontak 1, 5, dan 10 menit. Analisis data secara statistik pada penelitian menggunakan uji Cochran Q. Metode penelitian menggunakan Hard Surface Carrier Test. Hasil dari analisis uji Cochran Q menunjukkan nilai Asymptotic Significance > 0.05. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara waktu kontak (1 menit, 5 menit dan 10 menit) dan disinfektan (Alkohol 70%, Isopropanol 70%, Benzalkonium klorida 0,75%) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 6538, Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027, dan Bacillus subtilis ATCC 6633.
DOI10.34011/juriskesbdg.v16i2.2268
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 9 kali
👥 Pengunjung unik: 9 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.