Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

PENGARUH VARIASI WAKTU DAN SUHU INKUBASI METIL SALISILAT SEBAGAI CLEARING AGENT TERHADAP KUALITAS PREPARAT JARINGAN LIPOSARKOMA

PenulisWiryanti, Wiwin; Yohana, Dein; Durachim, Adang; Mahmud, Dani
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2022
Volume14
Nomor1
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakLiposarkoma adalah neoplasma ganas dengan diferensiasi adiposit. Salah satu subtipe dari liposarkoma adalah atypical lipomatous tumour yang secara makroskopik memiliki ukuran yang relatif besar, sedangkan secara mikroskopik sangat mirip dengan sel lemak normal. Jaringan yang mengandung lemak mempunyai sifat yang sulit ditembus oleh cairan fiksatif pada proses pematangan jaringan sehingga memungkinkan terjadinya prosesing jaringan yang tidak sempurna. Salah satu tahap pematangan jaringan yang berpengaruh terhadap kualitas preparat adalah clearing. Xylol merupakan agen clearing yang umum digunakan. Karena sifatnya berbahaya dan toksik maka digunakan agen clearing lain. Metil salisilat digunakan sebagai clearing agent karena bersifat non polar yang dapat melarutkan lemak. Selain itu, metil salisilat juga dapat larut dengan agen dehidrasi dan dapat larut dengan parafin sehingga dapat mengeraskan jaringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh variasi waktu dan suhu inkubasi metil salisilat sebagai clearing agent serta mengetahui perbedaannya dengan xylol menggunakan metode kuasi eksperimen. Sampel menggunakan organ jaringan mencit yang telah diinduksi dengan sel tumor liposarkoma sebanyak 75 preparat dari 5 blok. Parameter yang digunakan adalah interpretasi kualitas preparat berupa pengukuran intensitas warna inti dan sitoplasma menggunakan software ImageJ serta kejelasan membran sel oleh dokter patologi anatomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh waktu dan suhu inkubasi metil salisilat terhadap kualitas preparat jaringan liposarkoma dan tidak terdapat perbedaan kualitas intensitas warna inti dan membran sel dibandingkan dengan xylol. Saran penelitian adalah menemukan waktu dan suhu yang optimal untuk kesempurnaan metil salisilat sebagai clearing agent sehingga mendapatkan kualitas preparat yang baik.
DOI10.34011/juriskesbdg.v14i1.2046
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 9 kali
👥 Pengunjung unik: 9 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.