Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

TTINJAUAN PENANGANAN SAMPAH DI PASAR TRADISIONAL CIROYOM

PenulisKarmini, Mimin; Arif; Kahar, Kahar
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2022
Volume14
Nomor1
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakSalah satu tempat yang menghasilkan sampah cukup banyak yaitu dari sektor perdagangan terutama pasar. Pasar Ciroyom menghasilkan timbulan sampah 22 m³/hari apabila diestimasikan timbulan sampah sampah perpedagang di pasar Ciroyom mencapai 24,1 liter/orang/hari, ditambah lagi penanganan sampah yang tidak berjalan lancar mengakibatkan sampah menumpuk dan pasar terlihat kumuh. Tujuan penelitian  mengetahui gambaran penanganan sampah pada tahap pewadahan, pengumpulan sementara dan pengangkutan, serta gambaran persyaratan sarana dan prasarana. Penelitian bersifat deskriftif dengan metode survei menggunakan teknik observasi dan wawancara. Populasinya adalah seluruh pedagang berjumlah 914 orang dan seluruh petugas sampah yang menangani sampah sejumlah 15 orang.  Besar sampel pedagang sebanyak  90 orang dan 15 orang petugas sampah,  Alat pengumpul data menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan  analisis univariat dengan menggunakan analisis tabel selanjutnya dipresentasekan.  Hasil: penanganan sampah  pada tahap pewadahan 83,33% tidak memenuhi syarat,   tahap pengumpulan 66,66% tidak memenuhi syarat,  tahap pengangkutan tidak memenuhi syarat sebesar  42,85 %. Sarana penanganan sampah pada tahap  pewadahan, tidak memenuhi syarat sebesar 80%, sarana pada tahap pengumpulan  tidak memenuhi sebesar  60%, dan sarana pada tahap pengangkutan sebesar 75 % tidak memenuhi syarat. Pengetahuan petugas sampah di Pasar Ciroyom Kota Bandung Tahun 2021: kategori baik 3 orang (20%,) kategori cukup 9 orang (60%), dan kategori kurang 3 orang (20%).  Saran: Bagi pengelola pasar perlu pengadaan tempat sampah organik dan anorganik dengan warna berbeda, Pengadaan APD (Alat Pelindung Diri) untuk petugas sampah, perlu kerjasama dengan pihak Puskesmas atau Dinkes Kesehatan setempat  terkait dengan sosialisasi atau penyuluhan tentang penanganan sampah di Pasar,  pedagang harus melakukan pemilahan  sampah organik dan anorganik, tempat sampah organik sebaiknya dilapis dengan kantong plastik. Pedagang harus  menjaga kebersihan lingkungan terutama setelah selesai berjualan. Petugas sampah harus mendukung dan mengikuti peraturan yang telah dibuat oleh pengelola pasar terutama tentang menjaga kebersihan lingkungan, petugas sampah harus melakukan  pemilahan antara sampah organik dan
DOI10.34011/juriskesbdg.v14i1.2010
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 9 kali
👥 Pengunjung unik: 9 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.