Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

ANALISIS DAYA SERAP LARUTAN BUBUK ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA MELALUI BERKUMUR-KUMUR UNTUK MENGATASI BAU MULUT KELOMPOK USIA DEWASA: -

PenulisRidwan Chaerudin, Denden; Sirait, Tiurmina
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2021
Volume13
Nomor1
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakBau mulut atau dalam istilah umum bernama halitosis adalah suatu istilah untuk menerangkan adanya bau yang tidak disukai sewaktu terhembus udara. Masalah halitosis merupakan masalah yang sering ditemukan dimasyarakat dan umumnya berhubungan dengan kondisi kebersihan mulut yang buruk. Menurunkan tingkat bau mulut yang terbentuk akibat gas berbau dapat dilakukan dengan cara mengurangi pembentukan gas, melalui pemanfaatan arang atau karbon sebagai media penyerap. Arang yang digunakan sebagai media penyerap telah diubah menjadi arang aktif. Tujuan penelitian adalah diketahuinya analisis daya serap larutan bubuk arang aktif tempurung kelapa melalui berkumur-kumur untuk mengatasi bau mulut kelompok usia dewasa. Manfaat penelitian adalah memberikan informasi kepada masyarakat bahwa arang tempurung kelapa dapat digunakan untuk mengatasi bau mulut. Metode penelitian adalah quasi ekperimen dengan rancangan penelitian one group pretest dan  posttest ekperimen. Besar sampel berjumlah 34 responden.  Teknik sampling dengan kreteria inklusi dan eklusi. Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan warna aplikator sebelum berkumur-kumur dengan larutan arang aktif sebanyak 34 orang (<30 menit) artinya responden merupakan penderita halitosis. Sedangkan waktu perubahan warna aplikator setelah  berkumur-kumur dengan larutan arang aktif menunjukan sebanyak 18 orang (30-90 menit) diantaranya mengalami perubahan dari halitosis menjadi kadang-kadang halitosis, sisanya 16 orang (> 90 menit) menunjukan dimana sebelumnya menderita halitosis terjadi perubahan yang berarti menjadi tidak atau bukan halitosis. Perubahan warna aplikator  sebelum dan setelah diberikan larutan arang aktif tempurung kelapa menunjukan  ada kenaikan yang bermakna, artinya ada perbedaan  daya serap setelah berkumur-kumur larutan bubuk arang aktif tempurung kelapa dalam mengatasi bau mulut.
DOI10.34011/juriskesbdg.v13i1.1902
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 10 kali
👥 Pengunjung unik: 10 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:125,546
Hari Ini:606
Minggu Ini:4,510
Bulan Ini:10,504

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.