Detail Koleksi
PENGARUH BAWANG PUTIH (Allium Sativun L) DAN PENYIMPANAN DARAH TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT
| Penulis | Ramadhan, Asri Faisal; Durachim, Adang; Hayati, Eem; Wahyuni, Yeni |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2021 |
| Abstrak | ABSTRAK Leukosit merupakan salah satu bagian dari susunan sel darah manusia yang memiliki peranan utama dalam hal sistem imunitas atau membunuh kuman dan bibit penyakit yang ikut masuk ke dalam aliran darah manusia. Pada pemeriksaan jumlah leukosit menggunakan antikoagulan EDTA dan diperiksa dengan waktu tunda tidak lebih dari 2 jam. Di dalam bawang putih (Allium sativum L) terdapat senyawa Ajone yang memiliki sifat antikoagulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bawang putih (Allium sativum L) dan penyimpanan darah terhadap jumlah leukosit. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy experiment dengan desain rancangan acak lengkap. Dilakukan perlakuan setiap 1 mL darah dengan di tambahkan antikoagulan filtrat bawang putih 5%, 9%, 13%, setelah itu dilakukan pemeriksaan dengan waktu tunda selama segera, 1 jam, 2 jam. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat Hematology Analyzer untuk melihat jumlah leukosit dalam darah. Untuk konsentrasi terdapat nilai Sig 0,276 > 0,05, Untuk waktu penyimpanan terdapat nilai Sig 0,113 > 0,05. Dan pengaruh konsentrasi bawang putih dan waktu penyimpanan memiliki nilai Sig 0,996 > 0,05, maka tidak ada pengaruh antara variasi konsentrasi filtrat bawang putih (Allium sativum L) dengan lama penyimpanan darah terhadap jumlah leukosit. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa filtrat bawang putih (Allium sativum L) dengan konsentrasi 5%, 9% dan 13% dapat digunakan sebagai antikoagulan alternatif. Kata Kunci : Jumlah Leukosit, Waktu Penyimpanan, Bawang Putih (Allium sativum L) |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 8 kali 👥 Pengunjung unik: 8 orang |