Detail Koleksi
Tinjauan Penanganan Limbah Medis Padat Di Puskesmas Pangalengan Kabupaten Bandung Tahun 202q
| Penulis | Syafira, Putri Yuniar; Pujiono, Pujiono; Nia, Yuniarti Hasan; Bambang, Yulianto |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2021 |
| Abstrak | Penanganan limbah medis padat di Puskesmas Pangalengan meliputi tahap pemilahan, pengangkutan, penyimpanan sementara, dan pengangkutan yang dilakukan oleh pihak ketiga. Pengangkutan dari ruangan menuju TPS di Puskesmas Pangalengan masih dengan cara manual, yaitu kantong plastik limbah medis padat dibawa dari setiap ruangan tanpa menggunakan troli, rute pengangkutan masih menyatu dengan rute kedatangan pasien. Tempat penyimpanan sementara limbah medis padat berada dibagian depan Puskesmas berdekatan dengan Unit Gawat Darurat (UGD) dan berukuran kecil sehingga limbah tidak beraturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanganan limbah medis padat di Puskesmas Pangalengan pada tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan observasi langsung dan pengambilan data sekunder untuk perhitungan timbulan limbah medis. Hasil penelitian di Puskesmas Pangalengan sebanyak 24% tenaga kesehatan masih mengisi wadah limbah lebih dari ¾ volume wadah. Untuk pengangkutan dari ruangan menuju TPS tidak menggunakan kereta dorong atau troli dan rute pengangkutan masih menyatu dengan alur kedatangan pasien. TPS Puskesmas Pangalengan belum mendapatkan izin, karena kurangnya sarana dan prasarana yaitu tidak terdapat refrigerator atau pedingin di TPS, dan penyimpanan dilakukan lebih dari 2 x 24 jam. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengangkutan limbah belum sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan penyimpanan limbah melebihi waktu yang telah ditetapkan. Saran untuk penanganan limbah di Puskesmas Pangalengan yaitu dengan memperbaiki prosedur penanganan limbah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kata Kunci: Limbah Medis Padat, Penanganan, Puskesmas, Reduksi, Timbulan. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |