Detail Koleksi
MODIFIKASI METHYLEN BLUE SEBAGAI ZAT ALTERNATIF BCB 1% UNTUK HITUNG JUMLAH RETIKULOSIT
| Penulis | Linanda, Islamiati; Nina, Marliana S.Pd, M.Biomedik; Adang, Durachim S.Pd, M.Kes; Eem, Hayati S.Pd, M.Kes |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2021 |
| Abstrak | Pemeriksaan retikulosit digunakan untuk menilai aktivitas sumsum tulang dalam memproduksi eritrosit dan untuk mengevalusi anemia serta menentukan eritropoesis efektif. Hitung jumlah retikulosit menggunakan pewarna supravital untuk mewarnai sisa-sisa RNA yang disebut Substansia Granula Filamentosa. BCB 1% merupakan zat warna standar yang biasa digunakan dalam pemeriksaan hitung jumlah retikulosit. Pada laboratorium klinik sederhana ketersediaan BCB 1% seringkali tidak tersedia atau larutan tersedia tetapi kadaluarsa, untuk mengantisipasi kondisi tersebut maka dilakukan penelitian untuk mencari zat alternatif yaitu menggunakan Methylen Blue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Methylen Blue dapat menjadi zat alternatif BCB 1% untuk hitung jumlah retikulosit. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Static Group Comparison. Subjek penelitian adalah 1 orang mahasiswa jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung dengan bahan pemeriksaan darah. Data penelitian yang diperoleh menggunakan uji statistik Kruskal Wallis dan uji lanjutan Mann Whitney U Test, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi optimal yang dapat mewarnai retikulosit adalah Methylen Blue 1,5% dan 2% serta nilai Asymp sig 0,307 > 0,005 yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil jumlah retikulosit antara standar BCB 1% dengan modifikasi Methylen Blue 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 8 kali 👥 Pengunjung unik: 8 orang |