Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

Peracikan dan penyaluran obat

PenulisAGOES GOESWIN
SumberKatalog Perpustakaan Poltekkes Bandung
JenisKatalog
Tahun2014
PenerbitITB
AbstrakBuku Peracikan dan Pendistribusian obat ini disusun sebagai salah satu buku ajar untuk pendidikan profesi “apoteker” baik di komunitas farmasi maupun di farmasi rumah sakit. Misi seorang apoteker adalah “secara profesional memerikan/menyediakan pelayanan kefarmasian (pharmaceutical care)”. Pelayanan kefarmasian berupa “memberikan pelayanan langsung secara bertanggung jawab terkait medikasi untuk meningkatkan kualitas hidup diri pasien”. Jadi, terdapat 3 kata kunci dalam pelayanan kefarmasian, yaitu medikasi, pelayanan dan hasil pelayanan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Untuk mencapaai tujuan tersebut, negara mengadakan/ membuat peraturan perundang-undangan, dan sebelum seorang apoteker diizinkan melakukan kegiatan profesi setelah lulus dari pendidikan apoteker, ia diwajibkan mengucapkan sumpah jabatan apoteker, dan setelah menjadi anggota komunitas apoteker diwajibkan untuk mengikuti/menaati kode etik organisasi profesi apoteker.rnrnrnDalam melaksanakan fungsi dan tugas profesionallnya seorang apoteker tidak boleh terpengaruh/ dipengaruhi oleh pertimbangan kesukuan, keagamaan, status dan kedudukan sosial, politk dan sebagainya. Pelanggaran dari semuanya ini dapat berujung pada pelanggaran peraturan perundang-undangan etika dan profesional yang dapat berujung pada pelanggaran kriminal keprofesian.rnrnDalam buku ini dibahas beberapa upaya dalam memberikan pelayanan kefarmasian secara profesional. Apotek adalah kamar praktik seorang apoteker dalam melaksanakan fungsi dan tugas profesionalnya sebagai apoteker profesional, bukan semata-mata mencari/ mendapatkan keuntungan materi. Dalam memberikan pelayanan kefarmasian apoteker tidak boleh melakukan diskriminasi terhadap pasien.rnrnBeberapa masalah kefarmasian dalam buku ini merujuk kepada ketentuan/ kebiasaan di Amerika Serikat, Inggris dan lain sebagainya yang telah membakukan banyak ketentuan secara lebih rinci (terkodifikasi). Salah satu rujukan Farmakope Indonesia adalah Farmakope Amerika Serikat, selain Faramakope Eropa.rnrnBeberapa tugas profesional seorang apoteker, seperti berkomunikasi dan berkonsultasi dengan pasien dan profesi kesehatan, tidak dapat diwakilkan kepada personil bukan apoteker. Oleh sebab itu, keberadaan apoteker mutlak diperlukan. Masa pelayanan kefarmasian zaman dahulu sudah lewat dan apoteker yang melanggar ketentuan etika profesi dapat dituntut melakukan “malapraktek”.
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 5 kali
👥 Pengunjung unik: 5 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:130,392
Hari Ini:123
Minggu Ini:123
Bulan Ini:15,350

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.