Detail Koleksi
Perbandingan Penggunaan Alkohol dan Asam Asetat dalam Proses Rehidrasi dan Dehidrasi pada Pewarnaan Hematoksilin dan Eosin
| Penulis | Almas, Shabrina; Adang, Durachim S.Pd, M.Kes; Wiwin, Wiryanti, S.Pd, M.Kes; Dani, Mahmud, S.ST.M.M.kes |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2021 |
| Abstrak | Pembuatan preparat histopatologi maupun preparat sitologi harus melalui berbagai tahap, salah satunya tahapan rehidrasi dan dehidrasi. Pada penelitian sebelumnya asam asetat telah terbukti dapat menggantikan alkohol sebagai agen rehidrasi pada pewarnaan Hematoksilin dan Eosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan penggunaan alkohol dan asam asetat dalam proses rehidrasi dan dehidrasi pada pewarnaan Hematoksilin dan Eosin. Desain penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Data yang digunakan diperoleh dari 5 jurnal berkaitan dengan penelitian yang berasal dari hasil pencarian di Google Scholar. Hasil penelitian disimpulkan berdasarkan data terbanyak dari hasil review jurnal mengenai perbandingan kualitas pewarnaan inti dan sitoplasma diperoleh kesimpulan bahwa perbandingan kualitas pewarnaan inti dan sitoplasma menggunakan asam asetat dalam proses rehidrasi dan dehidrasi secara umum menunjukkan memberikan hasil kualitas pewarnaan yang baik dengan hasil kontras inti dan sitoplasma yang baik. Sehingga asam asetat dapat digunakan sebagai calon/kandidat bahan alternatif menggantikan alkohol sebagai agen rehidrasi dan dehidrasi. Kata kunci: Rehidrasi, dehidrasi, asam asetat, alkohol, kualitas warna |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 8 kali 👥 Pengunjung unik: 8 orang |