Detail Koleksi
AKTIVITAS ANTIBAKTERI Capsicum annuum TERHADAP BAKTERI PENYEBAB CAUTI (Catheter-associated Urinary Tract Infections): SUATU KAJIAN LITERATUR
| Penulis | Maulaningrum, Raden Ajeng Mufidah; Haerussana, Ayu Nala El Muna; Roseno, MH.; Purkon, Dicki Bakhtiar |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | ISK terkait kateter atau CAUTI (Catheter-associated Urinary Tract Infections) dikaitkan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas, dan secara kolektif merupakan penyebab paling umum dari infeksi aliran darah sekunder. Empat bakteri yang paling banyak menyebabkan CAUTI adalah bakteri Escherichia coli sebagai patogen utama, kemudian Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella pneumoniae, dan Enterococcus faecalis. Pasien yang menderita ISK tersebut biasanya diobati dengan antibiotik. Pemberian antibiotik berulang sering menyebabkan resistensi bakteri yang lebih besar sehingga dibutuhkan alternatif pengobatan dari bahan alam seperti Capsicum annuum yang telah diteliti aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur mengenai aktivitas antibakteri dari Capsicum annuum sebagai alternatif penggunaan antibakteri. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa ekstrak air suling paprika merah (Capsicum annuum var. grossum) konsentrasi 20 ฮผg/mL menghasilkan aktivitas antibakteri paling baik terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan diameter zona hambat sebesar 13 mm, sedangkan ekstrak metanol 95% Jalapeรฑo (Capsicum annuum var. annuum) konsentrasi 250 mg/mL menunjukkan aktivitas antibakteri paling baik terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dengan diameter zona hambat yang sama besar (13 mm). Adanya aktivitas antibakteri ini disebabkan karena kedua varietas Capsicum annuum mengandung flavonoid, dan terdapat senyawa spesifik capsianosides. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| ๐ Statistik Kunjungan | โ
Total dilihat: 9 kali ๐ฅ Pengunjung unik: 9 orang |