Detail Koleksi
Asuhan Kebidanan pada Ny. A Usia 21 Tahun Postpartum 2 Hari dengan Anemia Berat di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor
| Penulis | Hasanah, Zahrah; Sasnitiari, Ni Nyoman |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Angka Kematian Ibu di Indonesia berdasarkan SUPAS 2017 menunjukan jumlah AKI 307 per 100.000 KH. Penyebab kematian ibu paling banyak terjadi pada masa nifas, dimana salah satunya karena Anemia sebanyak 3%, sesuai data World Health Organization (WHO) tahun 2017 di Indonesia sekitar 75% kematian ibu disebabkan oleh masalah kehamilan, persalinan, dan nifas. Berdasarkan hasil Rekam Medik RSUD Leuwiliang pada tahun 2019 terdapat kasus Anemia Berat pada Nifas sebanyak 44 pasien (1,5%) dari 2932 pasien nifas. Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah agar mampu memahami dan menerapkan asuhan kebidanan post partum pada Ny. A dengan Anemia Berat. Metode penulisan menggunakan metode laporan kasus dalam bentuk pendokumentasian SOAP, teknik pendekatan yang dilakukan adalah manajemen kebidanan, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan penunjang, observasi, studi dokumentasi, studi literature. Diperoleh data subjektif pada Ny.A usia 21 tahun P1A0 yaitu ibu melahirkan 2 hari lalu, mengeluh lemas, berkeringat dingin dan teraba dingin pada kedua kaki dan tangan. Pada data objektif ditemukan tekanan darah ibu 90/70 mmHg, nadi 110x/menit, pernafasan 28x/menit, suhu 35,8 oC, TFU 2 jari di bawah pusat, kontraksi uterus kurang adekut, dan kadar Hb 6,5 gr/dL. Analisa yang ditegakkan adalah Ny. A usia 21 tahun P1A0 Post Partum 2 hari dengan Anemia Berat. Penatalaksanaan yang dilakukan memperbaiki keadaan umum dengan memberikan infus NaCl 0,9%, transfusi darah sebanyak 2 labu PRC, pemberian Amoxcillin dan tablet SF, observasi KU, TTV, kontraksi uterus, TFU, perdarahan dan urine. Advice dari dokter pasien diperbolehkan pulang apabila Hb > 8 gr/dL. Setelah kondisi ibu baik dengan Hb 8,7 gr/dL, ibu di perbolehkan pulang. Hasil pemeriksaan menunjukan ibu dalam keadaan baik. Saran untuk pasien dan keluarga lebih memahami tentang pentingnya tablet Fe, makanan yang banyak mengandung zat besi dan tanda bahaya nifas, sehingga pada nifas berikutnya kejadian anemia dapat diminimalisir. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 10 kali 👥 Pengunjung unik: 10 orang |