Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

ASUHAN KEBIDANAN POSTPARTUM PADA NY. S DENGAN PEMBENGKAKAN KELENJAR BARTOLINI DI RSUD SEKARWANGI

PenulisNovita Lestari, Novita/Bucin; Novita Dewi Pramanik, M.Keb, Novita
SumberRepository Poltekkes Bandung
JenisRepository
Tahun2020
AbstrakUntuk dapat mencapai target SDGs, diperlukannya kerja keras yang berhubungan langsung dengan AKI, seperti misalnya saat nifas yang merupakan masa penting dalam kehidupan seorang ibu. Agar tidak terjadi komplikasi pada masa nifas asuhan kebidanan seharusnya memberikan perhatian menyeluruh pada setiap bagian tubuh seorang perempuan, bahkan termasuk area genetalia karena mungkin saja terjadi keadaan diluar kondisi pada umumnya. Contoh pada pembengkakan kelenjar bartolini, yang diketahui penyakit organ ini biasanya terjadi pada wanita antara usia 20-30 tahun. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengaplikasikan asuhan kebidanan nifas pada Ny. S P2A0 dengan pembengkakan Kelenjar bartoini.
Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini adalah laporan kasus dengan bentuk pendokumentasian SOAP. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan.
Hasil pengkajian diperoleh data Subyektif Ny.S datang dari ruang VK pada pukul 22.45 WIB. Ibu mengatakan masih merasa lemas usai melahirkan, merasa mulas pada perutnya, merasa mengganjal pada bagian kemaluan, serta terdapat nyeri pada luka jahitan. Data obyektif dengan keadaan umum baik, Tekanan Darah : 120/90 mmHg, Nadi : 86 kali/menit, Pernafasan : 21 kali/menit. Suhu : 36,7 ΒΊ C, pemeriksaan abdomen dengan hasil TFU 1 jari dibawah pusat, kontraksi baik, uterus globuler, pemeriksaan genetalia dengan hasil perdarahan Β±30 cc setelah ganti pembalut sebelum pindah ruangan, palpasi : terdapat pembengkakan kelenjar bartolini, terdapat rasa nyeri saat dilakukan palpasi. Analisa yang dapat ditegakkan yaitu P2A0 postpartum dua jam dengan pembengkakan kelenjar bartolini. Penatalaksanaannya adalah menganjurkan ibu untuk mengompres dengan air hangat bagian yang terdapat benjolan untuk mengurangi pembengkakan, pemberian amoxicillin yang merupakan golongan antibiotik spectrum luas untuk penyembuhan luka dan dapat membantu menunda pembesaran kelenjar bartolini.
Kesimpulan: tidak terjadi komplikasi lanjut pada pembengkakan kelenjar bartolini yang dialami oleh ibu dan masa nifas berlangsung dengan normal. Saran untuk profesi dapat mendeteksi lebih dini kelainan di area genitalia pada ibu hamil, bersalin dan nifas.
Kata kunci: Masa nifas, pembengkakan kelenjar bartolini
Daftar Pustaka : 26 sumber (2004-2019)
URL SumberLihat Sumber
πŸ“Š Statistik Kunjungan
βœ… Total dilihat: 7 kali
πŸ‘₯ Pengunjung unik: 7 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

πŸ“Š Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

πŸ“ˆ Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:125,546
Hari Ini:606
Minggu Ini:4,510
Bulan Ini:10,504

Statistik Nama Sumber

πŸ“š Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta Β© 2026 oleh Agus YW.