Detail Koleksi
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. I USIA 39 TAHUN G5P4A0 HAMIL 43 MINGGU DENGAN PREEKLAMPSIA, OLIGOHIDRAMNION, DAN IUFD DI PONEK BLUD RS SEKARWANGI
| Penulis | Anas Tazkia, Hana; Suhartika, tika |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Kehamilan lewat waktu dan preeklampsia merupakan salah satu kasus terbesar di RSUD Sekarwangi, yaitu sebanyak 11% dan 18% dari 526 kasus. Kehamilan lewat waktu berada di peringkat ke tiga dan preeklampsia di peringkat ke dua dari 10 kasus kehamilan dan persalinan di RSUD Sekarwangi tahun 2019. Komplikasi yang terjadi pada kasus kehamilan lewat waktu sering terjadi pada bayi yaitu IUFD. Metode penulisan laporan tugas akhir ini dilakukan dengan pendekatan manajemen kebidanan dalam bentuk lapora kasus. Metode pendokumentasian yang digunakan dalam asuhan kebidanannya adalah SOAP. Sedangkan teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium, studi dokumentasi, dan studi literatur (studi kepustakaan). Data subjektif ibu mengatakan kehamilannya sudah lewat bulan HPHT 03-04-2019, ibu tidak merasakan gerakan janin sejak 1 hari yang lalu, pada usia kehamilan 37 minggu kaki dan tangan bengkak. Ibu dirujuk oleh bidan puskesmas ke rumah sakit. Data objektif pada pemeriksaan tekanan darah 160/100 mmHg, abdomen: TFU 28 cm, persentasi kepala, auskultasi DJJ tidak terdengar. Pada pemeriksaan vulva vagina tidak ada kelainan, terdapat pengeluaran lendir darah,pemeriksaan USG didapatkan kehamilan sudah berusia lebih dari 42 minggu, tidak ada denyut jantung janin, cairan ketuban positif (±350ml). Pemeriksaan protein urine positif satu. Didapatkan hasil Ny. I 39 tahun hamil 43 minggu dengan preeklampsia, oligohidramnion dan IUFD. Advice dokter tindakan yang segera dilakukan adalah pemberian MGSO4 6 gr 40% 28 TPM hingga 24 jam postpartum dan dilakukan induksi persalinan. Setelah dilakukan asuhan tekanan darah ibu 130/90 mmhg dan ibu dalam keadaan sehat. Saran kepada klien untuk menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang karena usia ibu yang beresiko jika ibu hamil lagi serta menyarankan ibu untuk melakukan bebat pada payudara dan mengompres payudara ibu dikarenakan ibu mengalami bendungan ASI pada masa nifasnya |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |