Detail Koleksi
VARIASI KETEBALAN BUSA DAN KAIN PERCA TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS KEBISINGAN
| Penulis | Rifki, Yudistira Herlambang; Elanda, Fikri; Ujang, Nurjaman |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Kebisingan merupakan kegiatan yang tidak dikehendaki yang dapat menimbulkan gangguan terhadap kesehatan manusia, menimbulkan ketidaknyamanan pada lingkungan serta sangat mengganggu aktivitas kehidupan. Nilai ambang batas pada industri sesuai dengan permenkes No. 70 Tahun 2016 yaitu 85 dB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengendalian kebisingan dengan cara membuat barrier atau penghalang untuk menurunkan intensitas kebisingan dengan bahan dari triplek, busa dan kain perca dengan perbandingan busa 3 cm dengan kain perca 3 cm, busa 3 cm dengan kain perca 6 cm, dan busa 3 cm dengan kain perca 9 cm. Jenis penelitian ini adalah pre-test dan post-test without control. Populasinya adalah seluruh intensitas kebisingan yang ada terdapat pada sumber kebisingan. Sampel ialah sebagian dari populasi, dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Besar sampel pre-test 18 titik dan post-test 18 titik, teknik pengumpulan data melakukan pengukuran intensitas kebisingan dan suhu serta kelembaban udara Pengukuran intensitas kebisingan pada sumber kebisingan sebelum dipasang alat peredam kebisingan berkisar 89,26 – 90,52 dBA. Hasil penelitian diperoleh presentase penurunan kebisingan setelah diberikan peredam dengan variasi 1 adalah 7,04 – 8,51 %, variasi 2 adalah 11,39 – 13,29%, dan variasi 3 adalah 14,44 – 15,68%. Ketebalan busa dan kain perca pada variasi busa 3 cm dan kain perca 9 cm dapat menurunkan intensitas kebisingan paling besar yaitu 14,44 – 15,68%. Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai penggunaan busa dan kain perca sebagai peredam dengan sampel kebisingan dari industri. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 10 kali 👥 Pengunjung unik: 10 orang |