Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

Gambaran Asupan Energi, Protein, dan Kalsium dengan Kejadian Stunting di SMP Negeri 8 Cimahi

PenulisKamilah, Ima Holilatul; Par'i, Holil M.; Pusparini, Pusparini; Rahmat, Mamat
SumberRepository Poltekkes Bandung
JenisRepository
Tahun2020
AbstrakKamilah, Ima Holilatul. 2020. Gambaran Asupan Energi, Protein, dan Kalsium dengan Kejadian Stunting di SMP Negeri 8 Cimahi. Tugas Akhir. Program Studi Diploma 3. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung. Pembimbing : Holil M. Par’i, SKM, M.Kes.
Salah satu permasalahan pada remaja adalah perawakan pendek atau stunting. Asupan energi yang kurang akan menggunakan protein sebagai pembuatan energi. Jika protein kurang, akan mengganggu fungsi protein untuk memodifikasi sekresi dan memodulasi potensi genetik dari pencapaian peak bone mass. Kuantitas dan kualitas dari asupan protein memiliki efek terhadap level plasma insulin growth factor I (IGF-I) serta faktor pertumbuhan yang berperan penting dalam formasi tulang. Protein yang cukup akan mampu melakukan fungsinya untuk proses pertumbuhan. Defisiensi kalsium akan mempengaruhi pertumbuhan linier jika kandungan kalsium dalam tulang kurang dari 50% kandungan normal. Stunting pada remaja dapat berakibat fatal terhadap produktifitasnya di masa dewasa. Tujuan penelitian untuk mengetahui asupan energi, protein, dan kalsium dengan kejadian stunting di SMP Negeri 8 Cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel 55 orang diambil dengan metode proporsional random sampling. Data asupan energi, protein, dan kalsium dikumpulkan dengan metode Semi Quantitative Food Frequency Questionere dan data stunting diperoleh dengan mengukur tinggi badan sampel.
Hasil penelitian menujukkan proporsi siswa stunting lebih banyak pada siswa kategori asupan energi kurang (36,7%) dibandingkan asupan cukup (33,3%), proporsi siswa stunting lebih banyak pada siswa kategori asupan protein cukup (55,6%) dibandingkan asupan kurang (27%), dan proporsi siswa stunting lebih banyak pada siswa kategori asupan kalisum cukup (60%) dibandingkan asupan kurang (31,1%). Disarankan agar diberikannya edukasi mengenai pentingnya asupan energi, protein, dan kalsium pada siswa untuk memenuhi kebutuhan gizi secara optimal.

Kata Kunci : Asupan Energi, Asupan Protein, Asupan Kalsium, Remaja, Stunting.
URL SumberLihat Sumber
πŸ“Š Statistik Kunjungan
βœ… Total dilihat: 9 kali
πŸ‘₯ Pengunjung unik: 9 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

πŸ“Š Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

πŸ“ˆ Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:125,546
Hari Ini:606
Minggu Ini:4,510
Bulan Ini:10,504

Statistik Nama Sumber

πŸ“š Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta Β© 2026 oleh Agus YW.