Skip to main content
Home
Sangkuriang

Main navigation

  • Home
  • Kunjungan
User account menu
  • Log in

Detail Koleksi

WAKTU SIMPAN DARAH ANTIKOAGULAN K2EDTA DAN K3EDTA TERHADAP PARAMETER ERITROSIT

PenulisUtami, Ayu Putri; Nurhayati, Betty; Noviar, Ganjar; Durachim, Adang
SumberJurnal Kesehatan (Juriskes)
JenisJurnal
Tahun2019
Volume11
Nomor2
PenerbitPoltekkes Kemenkes Bandung
AbstrakPemeriksaan sampel darah yang baik harus dilakukan segera setelah pengambilan spesimen darah. Semakin lama penyimpanan maka jumlah sel-sel terhitung makin berkurang karena sel-sel rusak (hemolisis). Bahan pemeriksaan yang diteliti adalah whole blood dengan variasi lama penyimpanan dengan segera, disimpan selama 2 jam, 4 jam, 6 jam dan 8 jam, setiap sampel dilakukan pemeriksaan parameter eritrosit.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh antikoagulan K2EDTA dan K3EDTA dengan variasi penyimpanan terhadap parameter eritrosit. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Data dianalisis menggunakan uji General Linear Model untuk  distribusi data normal, uji Friedman dan Wilcoxon untuk distribusi data tidak normal. Hasil pemeriksaan pada beberapa parameter dalam darah K2EDTA dan K3EDTA didapatkan hasil pemeriksaan K3EDTA lebih rendah dibandingkan K2EDTA. Secara statistik untuk parameter hemoglobin, hematokrit dan eritrosit didapatkan nilai sig > 0.05 sehingga dapat dikatakan tidak ada perbedaan yang signifikan dengan menggunakan antikoagulan K2EDTA atau K3EDTA dengan variasi lama penyimpanan. Nilai MCH didapatkan sig < 0,05 dengan penyimpanan 4 jam sehingga  terlihat ada. Nilai MCV didapatkan sig < 0,05 dengan penyimpanan 8 jam sehingga  terlihat ada perbedaan dalam tabung K2EDTA dan K3EDTA. Nilai MCHC tabung K2EDTA didapatkan sig < 0.05 dengan penyimpanan 8 jam terlihat perbedaan dan tabung K3EDTA dengan penyimpanan 6 jam didapatkan sig < 0.05 sudah muncul perbedaan yang signifikan secara statistik. Sedangkan hasil pemeriksaan darah lengkap pada jenis spesimen darah dengan antikoagulan K2EDTA dan K3EDTA dalam tabung vacutainer diperoleh nilai Sig > 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada jenis spesimen darah K2EDTA dan K3EDTA  dalam tabung vacutainer terhadap pemeriksaan darah lengkap.
DOI10.34011/juriskesbdg.v11i2.743
URL SumberLihat Sumber
📊 Statistik Kunjungan
✅ Total dilihat: 8 kali
👥 Pengunjung unik: 8 orang
← Kembali ke Koleksi

Statistik Koleksi

📊 Statistik Koleksi

Jenis KoleksiJumlah
Jurnal1,313
Katalog18,043
Repository4,171
TOTAL: 23,527

Statistik Kunjungan

📈 Statistik Kunjungan

Total Kunjungan:124,697
Hari Ini:609
Minggu Ini:3,661
Bulan Ini:9,655

Statistik Nama Sumber

📚 Statistik per Sumber

Nama SumberJumlah
Katalog Perpustakaan Poltekkes Bandung18,043
Repository Poltekkes Bandung4,171
Jurnal Kesehatan (Juriskes)583
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan333
Jurnal Terapi Gigi dan Mulut117
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia81
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale81
Jurnal Gizi dan Dietetik53
Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat37
Environmental Health dan Safety Journal28
TOTAL SEMUA: 23,527
RSS feed

Copyright

Hak Cipta © 2026 oleh Agus YW.