Detail Koleksi
Penggunaan Tepung Biji Durian (Durio zibethinus) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Candida albicans
| Penulis | Kamilia, Faizya Deviani; Dewi, Novi Utami; Mulia, Yuliansyah Sundara; Wahyuni, Yeni |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang dapat mengenai mulut, vagina, kulit, kuku, bronki atau paru-paru yang disebabkan oleh jamur genus Candida terutama Candida albicans. Sistem kultur dengan media SDA merupakan salah satu cara untuk mendiagnosis kandidiasis. Bahan alam dengan karbohidrat yang tinggi yang dapat dijadikan bahan alternatif salah satunya adalah biji durian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tepung biji durian (Durio zibethinus) sebagai bahan media alternatif untuk pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini bersifat quasi experiment. Penelitian ini menggunakan metode pour plate pada media tepung biji durian dengan variasi konsentrasi 2%, 4%, 6%, dan 8% dan media SDA sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah koloni pada media SDA sebanyak 19,67x104 CFU/mL dan pada media tepung biji durian konsentrasi 2%, 4%, 6%, dan 8% berturut-turut adalah 12,67 x 104 CFU/mL, 13,67 x 104 CFU/mL, 15,33 x 104 CFU/mL, dan 20 x 104 CFU/mL. Hasil uji statistik menggunakan One Way Anova dengan derajat kepercayaan 0,05 diperoleh nilai signifikan (Sig.) 0.000 (p < 0,05) artinya terdapat perbedaan jumlah koloni Candida albicans pada variasi konsentrasi media tepung biji durian, konsentrasi media tepung biji durian yang paling sesuai dengan jumlah koloni pada media SDA adalah 8%. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 9 kali 👥 Pengunjung unik: 9 orang |