Detail Koleksi
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK KECUBUNG (Datura metel) TERHADAP BEBERAPA JAMUR PATOGEN STUDI LITERATUR
| Penulis | sri widiyati, sri |
|---|---|
| Sumber | Repository Poltekkes Bandung |
| Jenis | Repository |
| Tahun | 2020 |
| Abstrak | ABSTRAK Datura metel (famili Solanaceae), adalah tanaman obat yang penting, merupakan tanaman yang beracun namun sering dimanfaatkan sebagai antijamur, antibakteri, antikanker, antiinflamasi, antirheumatoid, obat bius, antitusif, bronkodilator, halusinogen, hingga pestisida alami (insektisida, herbisida). Datura metel mengandung flavonoid, fenol, tanin, saponin, dan steroid/terpenoid, sebagai fitokonstituen utama; oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk melihat aktivitas antijamur ekstrak kecubung (Datura metel) sebagai antijamur terhadap beberapa jamur patogen, antara lain: Fusarium sp, Aspergillus sp, Candida albicans, Colletotrichum gloeosporioides, dan Trichophyton sp., serta mengetahui senyawa kimia yang efektif dari ekstrak kecubung (Datura metel) dalam menghambat pertumbuhan beberapa jamur patogen. Metode penelitian, adalah deskriptif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ekstrak air dan pelarut organik kecubung (Datura metel) dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen, antara lain: Fusarium sp, Aspergillus sp, Candida albicans, Colletotrichum gloeosporioides, dan Trichophyton sp. Ekstrak kloroform dan petroleum eter merupakan pelarut organik yang lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur; (2) Flavonoid merupakan senyawa metabolit sekunder yang memiliki efek antijamur dari ekstrak kecubung (Datura metel) dalam menghambat pertumbuhan beberapa jamur patogen. Kata Kunci : Datura metel, ekstrak, Fusarium sp, Aspergillus sp, Candida albicans, Colletotrichum gloeosporioides, Trichophyton sp. |
| URL Sumber | Lihat Sumber |
| 📊 Statistik Kunjungan | ✅ Total dilihat: 8 kali 👥 Pengunjung unik: 8 orang |